Postingan

Ungkapan akhir tahun

Titik temu antara kita itu ga ada. Di ujung tahun ini, lagi- lagi aku mengikhlaskanmu.  Biarkan seluruh perasaanku jatuh dan berguguran bersama tanah yang terpijak oleh ribuan manusia. Biarkan rinduku mengalir seperti sungai yang tidak pernah ada batasnya.  Waktu terus berputar, tapi aku tak juga sadar bahwa apa yang kusimpan hanya menumbuhkan luka baru tanpa makna.  Memaknaimu sama seperti ingin mendaki tanpa petunjuk. Aku akan tersesat dan mati bersama perasaan yang terus ingin berlama- lama, padahal aku tahu perasaan ini tidak pernah ada yang menerima.  Di ujung tahun ini, kita tak kunjung bertemu. Sulit rasanya menerima bahwa kamu nyata di sampingku hanya dalam mimpi.  Hingga akhirnya aku menepi sejenak, mencoba untuk berdamai dengan perasaan sendiri. Sebab walau tidak bisa lupa, setidaknya bisa menerima.  Harapanku jatuh berhamburan seperti daun yang mengering jatuh dari pohon lalu terbawa oleh angin entah kemana. Kamu tak pernah habis untuk diceritakan, sebab butuh ribuan lembar

Tahun penuh kejutan

 Halo.. apa kabar? Kuharap kalian yang membaca blogku dalam keadaan baik- baik saja. Termasuk kamu, iya kamu. Yang selalu kuharap baik- baik saja. Karena, memang begitu kan? Memang akan lebih baik jika kita tidak saling tahu.  Maaf, tidak seharusya di akhir tahun begini aku masih membahas soal itu. Maaf ya, kuharap kalian manusia yang mudah memaafkan . . . Disini, aku bergumam dalam sendirian. Bercengkeraman dengan ribuan kata yang terus berputar di kepalaku. Aku tidak bisa menolaknya karena sudah melekat erat di dalamnya.   Ada banyak bintang disini, cahayanya begitu indah menghiasi malam yang tak pernah kita sadari ada kenangan di waktu yang sama, namun hari yang berbeda.  Ada banyak paragraf dalam catatanku, tetapi yang terjadi justru yang tidak pernah aku catat. Kalau kamu bertanya apakah aku sedih? Tidak. Karena kecewa memberiku pengalaman yang sangat berarti dengan cara memberi hadiah yang berharga. Hadiah yang tidak pernah tercatat dalam impianku, tetapi ternyata aku harus ada d

Untukmu, masih kamu

- Surat yang tidak akan pernah tersampaikan-  N, Kamu terlalu istimewa untuk digantikan, N. Aku masih menunggu. Menunggu kamu datang dan bilang bahwa kamu masih menyimpan utuh perasaan itu. Aku tahu tulisan ini ga akan pernah kamu baca. Karena aku terlalu takut untuk mengirimnya pada kamu, N. Sudah terlalu lama aku diam. Tapi ternyata gak merubah apa pun --soal rasa--. Aku malah semakin bertanya- tanya dan merindukanmu, N. Kalo seandainya kamu tahu aku adalah orang yang ga mudah untuk jatuh cinta, mungkin waktu itu kamu ga akan pergi semudah itu. Susah rasanya buat lupa kamu, N. Aku selalu berharap bisa bertemu dengan orang yang bisa buat aku bener- bener lupa kamu, tapi ternyata itu bukan solusi yang tepat. Rasanya justru aneh.  Aku tahu ini cara paling salah untuk menyayangimu. Tapi ini cara paling aman untuk terus bisa menyayangimu, N. Tulisan- tulisan ini, murni dari apa yang aku rasakan sekarang. Tulisan ini hanya akan hanya akan kusimpan sendirian. Seperti perasaan yang cuma bisa

Garis Mimpi # juara 2?

Gambar
  Garis Mimpi Harapan gemilang yang tak pernah sirna  Segala asa yang selalu kami genggam Membawa kami keluar dari kegelapan Memeluk diri untuk berdamai Sebab mimpi bukan tentang ego Kami melangkah dengan secarik kertas Menuliskan betapa indahnya mentari yang menemani hari- hari kami Dengan segala cobaan, nestapa, kami mengadah Tanpa meninggalkan semangat sedikit pun Kamilah yang akan membangun negara Dengan segala repetisi, kami bermimpi Kami yakin . . . Kami bisa . . . Membangun karya tatkala siang berganti malam Tatkala hujan yang terus mengguyur bumi Kegagalan bukan masalah Sebab kami selalu bangkit Kami adalah satu Satu harapan, satu tujuan, satu mimpi Kami terus menggenggam, memeluk, merangkul Dunia menunggu kami Waktu memang fana, tetapi mimpi kami abadi, kami pun beranjak Dengan sinar yang begitu hangat  Dengan bintang yang dipimpin sang bulan Dengan sunyi yang berdamai pada kebisingan Dengan segala hal yang tak sempat tersampaikan, kami bertekad Kami bersorak menuju harmoni Ka

Akhir Senja

 Aku berdiri di ujung senja .... Aku melihatmu sedang kesepian Memandangmu dalam jarak Melihatmu penuh rindu Aku menjaga dari rasa sayang Sebab kita bukan lagi dua insan yang satu tujuan Aku berpikir tentang keberadaanmu yang seolah menunggu seseorang Bukan lagi soal perasaan, aku cuma mau kamu tenang Kamu harus tahu, kamu tidak sendirian Aku masih setia menjagamu dalam diam Cakrawala melukis dirinya begitu indah Tak kalah indah dengan orang yang sedang memandangnya Aku masih di sini Berbicara dengan kesunyian  Berdamai dengan kegelapan Aku masih di sini Menunggu bulan yang akan memimpin gemintang di langit suci Dengan angin yang terus menusuk dada sampai dingin menguasai tubuhku Menjagamu dalam diam adalah caraku menyayangimu untuk saat ini Kamu yang belum juga pergi dari kepalaku, membuat aku semakin ingin terus menjagamu Ada rasa khawatir dalam hati Membuat aku sadar bahwa ini bukan lagi soal perjalanan Tapi tentang bagaimana memaknai perjalanan yang gagal Gagal berada di tujuan yan

Hujan fana

 [Ungkapan rindu dan perasaan yang ditulis saat hujan dan selesai tatkala hujan  berhenti] :       Andai aku tahu kamu akan pergi dalam waktu yang lama      Ku biarkan hujan terus mengguyur keberadaanku untuk mengisi kesunyian, menusuk tulang dengan dinginnya suasana      Biarkan waktu memutar pergantian siang dan malam sampai bulan bertemu kembali oleh senja       Kita tahu sedang berada di tempat yang tidak tepat      Hari semakin larut, terlalu asing rasanya untuk meminta janji pada hati yang sudah separuh       Perasaan yang tak terurus, rindu yang tak pernah putus       Memaksaku untuk  terus menggenggam ragu tanpa kamu       Sebab ada hati yang harus diresapi       Ada rasa yang hampir mati       Waktu berhasil menjadikan kita pribadi yang asing        Sebab tak ada lagi sisa- sisa rasa yang harus digiring        Luka yang abadi memutuskan harapan untuk menanti temu       Harapku tak lagi bermakna saat ini       Sebab kamu hanya sosok fana yang sudah meninggalkan hati.  💔

-Aku bingung-

 Rasanya aneh banget ketika tiba- tiba aku masih ngerasa bahwa perasaan itu masih ada. Bukan aku yang mau, tapi kamu harus tahu, ada satu hal yang orang lain gatau dan yang tau cuma diriku sendiri.      Makanya terkadang teman- temanku bilang, "Kayak ga ada yg lain aja."      Mereka gak paham. Jadi orang sulit jatuh cinta itu ga enak. Terlalu sulit buat menerima yang baru ketika yang lama belum seutuhnya pergi dalam hati.  Mencoba berani buat melawan rindu itu berat. Aku gatau kamu ngerasa hal yang sama juga atau engga. Oh ya, satu lagi. Dari dulu aku selalu bilang, "Aku boleh jujur gak." Karena aku paling ga bisa bohong sama diri sendiri. Aneh rasanya. Jadi ketika aku bilang apa adanya dan jujur, itu yang sebenernya yang lagi ku rasakan.  Jujur, akhir- akhir ini lagi sering banget inget kamu. Apalagi ya kalau bukan kangen namanya.  Sekarang udah ga ada peluang buat kita ketemu lagi. Iya kan? Bener? Aku pernah ngebayangin bahwa kita gak akan pernah ketemu lagi. Mung